Senin, 21 Mei 2012

Ini Duniaku


Ini duniaku ,dunia yg menjajikan hidupku berwarna ,tapi apa ? itu semua janji palsu omongan belaka ! ya dulu memang dunia telah menjadikan hidpku berwarna ,tapi itu hanya sementara ! Warna warni dunia hidupku telah padam setelah terjadi suatu hal yg menjadikan warna warni hidupku padam .
Aku terlahir di keluarga Hardika keluarga yg terkenal dinegara ini ,hingga pelosok daerah .Keluarga yg dicatat sebagai keluarga dermawan .Aku senang terlahir dikeluarga Hardika , keluarga yg penuh dengan kasih sayang ,cinta ,dan perhatian .
Itu dulu aku senang terlahir dikeluarga Hardika ,tapi sekarang TIDAK !.
Semenjak ayahku korupsi ,keluarga Hardika tidak seperti dulu lagi . Ibu ku stress hingga dia dirawat di RSJ . Sungguh menyedihkan ,Ibu yg riang ,gembira ,ceria ,selalu tersenyum sekarang terkurung di suatu tempat yg kita tidak diinginkan .
Dan kakaku , kecanduan Narkoba . Saking parah memakai obat itu ,kakaku hingga lenyap dalam kehidupan ini .
Dan aku ? Aku korban yg sangat parah , parah .
Saat ayahku dipenjara ,ibuku dirawat di RSJ ,kakaku meninggal ,aku terpuruk kesedihan ,beban ku tanggung semua .
12.12.2011
AKu pergi entah kemana ,ada lampu merah kuberhenti ,ada belok kanan ku ikutin arah kanan ,ada kekiri ku ikutin kekiri . Entah kemana saat itu aku membawa mobil pikiran ku buyar entah kemana terkadang memikirkan sedang apa ayah disana ? sedang apa ibu disana ? sedang apa kaka disana ? dan sekarang aku sedang depresi berat ,bukan berat lagi sunggguh sungguh sangat sangat berat ku rasakan beban ini semua . Hingga akhirnya aku melamun diperjalanan dan aku menabrak Truk .

Entah sekaraang hari apa ,tanggal berapa ,dan dimana ,yang kuingat hanya ayahku yg berada dipenjara ,ibuku yg berada di RSJ ,kakaku yg berada entah disurga entah dineraka yg kuinginkan si kakaku berada di surga .
Aku membuka kelopak mataku ,aku merasakan aku terbaring diranjang ,langit langit putih bersih ,dinding yg berwarna biru muda , wangi yg kurasakan wangi ruangan rumah sakit . Ya aku benar benar dirumah sakit !
Entah apa yg membuat ku berada dirumah sakit !
Sekarang ku ingat ,aku dirumah sakit karna aku bertabrakan dengan Truk .
Aku pandang disekelilingku . Mata ku tertuju ke suatu sudut ruangan yg terdapat sofa dan sofa itu diduduki atau ditidurkan oleh seseorang . Seseorang yg berjenis kelamin laki laki . Siapa dia ? Entah aku kenal dia atau tidak . Karna semenjak masalah dikeluargaku aku tak punya siapa siapa lagi .
Lelaki itu mendekat kea rah ranjang ku . Aku mencoba mencermati lelaki itu . aku merasa aku kenal dengan dia , dan ku lihat dia sama seperti ku . Sama umurnya bukan nasibnya .
“Kamu sudah bangun ?.”Tanya lelaki itu lembut sambil mengelus rambut ku .
Aku terpaku heran ,. Dia siapa ?
“Ya aku sudah bangun .”Jawabku datar .
“Kau siapa ?.”Tanyaku heran .
Dia tersenyum manis dan sepertinya senyuman itu lembut dan ikhlas diberikan untuk ku .
“Aku Dito .”Jawabnya lembut sambil menarik bangku dan duduk dibangku tepat disebelah ranjangku .
“Kamu tak ingat aku ?.”Tanyanya dengan nada kekecewaan.
Aku mengingat kembali nama itu Dito ? Dito ? Dan mencermati wajahnya ?
Dito ?
Dito ?
Dito ?
“Dito .”Ucapku kaget .
Ya sekarang ku ingat dia . Dia dulu pacarku ,tetapi entah sekarang pacar apa bukan . Semenjak masalah di keluarga ku aku tak menghubunginya dan pergi dari permasalahan ,hingga hubunganku tidak jelas .
Dia tersenyum manis dan lembut .
Seketika air mataku membendung , dan air mataku jatuh membanjiri pipiku , dan Dito menghapus air mata yg menbanjiri pipi ku .
“Jangan menangis ,aku disamping kamu .”Ucapnya lembut dan lalu mengecup kening ku .
“Aku masih seperti dulu .”Lanjutnya lembut .
“Menyayangi mu .”
Aku senang ,saat kalimat itu keluar dari mulut Dito . Sekarang ku lega ,seenggaknya Dito bisa membuat hidupku berwarna lagi .
Aku mencoba bangun dari tidurku ,dan ingin duduk . tetapi  Dito melarangku .
“Jangan bergerak .”Larangnya .
Aku tetep keukeuh ingin bangun dari tidurku ,tetapi dikaki ku merasakan linu yg sangat kuat ,super ,sangat kuat dan super sakitnya .
Aku heran dengan kakiku ,aku buka selimut yg menyelimuti pinggangku hingga ujung kakiku .
Dan kulihat .
Aku sedih .
Sakit
Kaget
Dan ku menangis
Saat kaki ku hilang !
“Dito .”Lirihku .
Dan kulihat wajah Dito lesu dan sedih .
“Amputasi ?”Ucapku lemah ,dan Dito mengangguk .
Dito menangis ,saat ku tau semuannya ,aku hapus air mata yg membanjiri pipi Dito .
Aku peluk Dito .
“Enggak usah nangis .”Bisik ku .
“Aku ikhlas ,aku rela .”
“Ini semua sudah takdirku .”
“Enggak usah memikirkan aku .”
“Ada kamu disisiku membuat ku nyaman .”
“Gembira”
Aku melepaskan pelukan ku ke Dito ,aku berikan senyuman ketegaran ku bukti kalau aku tidak apa apa ,dan dia membalas senyumanku .
“Aku akan ada disampingmu .”Ucapnya .
“Aku akan membuatmu tersenyum dan tertawa .”
Semenjak ada Dito hidupku semakin hari semakin berwarna .Aku mulai sekolah kembali ,belajar ,mempunyai sahabat dan teman lagi .
Aku menjalani hidup seperti biasa ,menjalani tanpa beban dan masalah .
Aku tak mempunyai kaki tak masalah ,yang penting aku bisa merasakan hidup kembali bersama orang orang yg kusayang.
Dito mengajari tentang hidup kepadaku .
AKu menjalani hidup dengan Dito ,sahabat ,dan teman .
Hingga ayahku keluar dari penjara ,dan Ibuku sembuh .
Hidupku telah kembali ,semuanya telah kembali kecuali kakaku yg tak bisa merasakan hidupnya kembali.
Aku senang kembali ,melihat senyum ayahku kembali ,senyum ibu kembali ,tawa mereka .
Hidup kehilangan kaki tak seberapa sakitnya ,yg sangat sakit kehilangan mereka semua ,mereka yg kusayang . Entah apa jadinya aku tanpa mereka .
Lebih baik kehilangan harta ,kaki ,tangan ,dibandingkan kehilangan mereka .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar