Perempuan itu berdiri dari bangkunya lalu mengacungkan tangannya sambil memanggil seorang guru yang berada didepan ruangan kelas tersebut ."Ibuuu."Panggilnya dengan suara agak keras ,dan bisa diperlihatkan dari nada ia memanggil guru tersebut ada nada kekesalan .
Guru fisika bernama Aini itu menyahut ."Ada apa Kay ?." Perempuan bernama Kay tersebut langsung menangis ,Aini menghampiri Kay yang tiba-tiba menangis . Aini dengan Kay seakan anak-dan ibu sebenernya mereka bukan ibu dan anak ,kedekatan mereka dikarenakan ,Kay yang selalu diunggulkan Aini dikarenakan nilai Fisika Kay tidak pernah turun ,meningkat terus .
"Alan ,Ferdi ,Cici ,Lala nggak mau bantuin saya bu ,mereka malah ngerjain PR ,bercanda bu ,giliran saya ngerjain serius Alan gangguin saya bu."Adu Kay ,Alan ,Ferdi ,Cici,dan Lala hanya bisa terkekeh melihat temannya mengadu ,dan kesal dengan mereka . Hem sebenarnya bukan teman tetapi sahabat .Mereka dipertemukan disaat mereka kelas 8 SMP lalu disaat mereka satu kelas hingga sekarang kelas 12 SMA mereka selalu satu sekolah dan satu kelas .
"Enggak benar itu bu . Tadi Saya niatan mau bantuin Kay bu tapi dianya aja yang gak mau dibantuin ,sama kita-kita yaudah kita main-main aja sambil ngerjain PR ,drpd gak ada kerjaan bu ."Bantah Alan ,Kay menghentakan kedua kakinya dilantai kekesalan makin bertambah . Lagi-lagi ditakdirkan untuk melawan Alan ,kelemahan Kay bertarung debat ataupun argumen dengan Alan ,dipastikan Kay akan kalah .Tetapi dia pernah mengalahkan Alan ,walaupun sekali .
"Ish tadi tuh lo bukan mau bantuin ,masa iya bantuin nyenggol-nyenggol lengan gua yang lagi naburin serbuk besi ,kalau serbuk besinya jatuh-jatuhan kan nanti habis diomelin Bu Aini ,lo bohong Lan ........."Ocehan kemarahan Kay entah sepanjang apa ,intinya panjang kalau Kay sudah marah sama Alan .Pasti ocehannya itu enggak masuk dalam kategori permasalahan .
Alan hanya bisa terkekeh mendengar ocehan Kay .Kay yang melihat Alan terkekeh langsung menjambak rambut Alan ."Iiiiiiiih gue benci ,sebel ,kesel ,marah ,gak mau ngomong lagi sama lo curut ."Omel Kay sambil melepaskan jambakannya dari rambut Alan .
Alan mengelus kepalannya ,dimana rambutnya tadi dijambak .Lalu ia terkekeh kembali ."Iiiih gue benci ,sebel ,kesel,marah ,gak mau ngomong lagi sama lo curut ."Alan mengulang kembali kalimat Kay .Itulah kehobian Alan ,sering mengulangi kalimat Kay disaat Kay marah ,dan itu semakin membuat Kay marah .
Disaat Kay ingin mengomel lagi ,Bu Aini langsung bertindak menarik kuping mereka berdua membawa mereka kedepan ."Kalian kalau udah berantem gak akan selesai .Lihat teman-teman kamu bukannya mengerjakan Praktek malah keasyikan menonton drama romeo-juliet salah gaul . Ibu tau kalian pinter jangan seenaknya berantem disaat Praktek Ibu ,ini nilai Ujian Praktek menyangkut kelulusan ."Omel Aini ,yang dimarahi ole Aini hanya bisa menarik nafas ,seakan bosen mendengar kalimat panjang guru fisika satu ini .Ya mereka berdua sering berantem disaat pelajaran Fisika . "Yang lain kembali mengerjakan Praktek ,dan buat kalian berdua saya kasih hukuman mengerjakan praktek berdua diluar Lab ."
Alan Kay berjalan mengambil alat praktek mereka berdua ,lalu mengejarkan praktek diluar Lab .Apakah dua makhluk ini mengejarkan sesuatu berdua akan menghasilkan pekerjaan tanpa berantem ?Ya sepertinya tidak .Mereka akan berantem dan membuat Aini emosi ,dan membuat seisi Lab gaduh dan tertawa melihat kekesalan Aini karena Alan dan Kay .
"Ishhhh begini caranya yang bener lan ."Omel Kay
Alan menarik botol berisi serbuk besi dari tangan Kay ."Soktau lo ,begini yang benar ."Dengan suara yang kencang tak mau kalah.
Kay merebut kembali botol tersebut ."Gua yang tau ,kan kata anak-anak gua anaknya bu Aini ,kemairn gua nanya bu aini kayak begini yang benr lan ."Balas Kay tidak mau kalah .
Aini menghampiri Alan dan Kay .Kay dan Alan langsung berdiri saat melihat Aini didepannya dengan bertolak pinggang . Alan dan Kay bertatap muka ,dan tersenyum lalu ....
1....
2....
3.....
"Kabuuuuuuuuuuuurr."Ucap mereka berdua serentak sambil berlari meninggalkan Aini yang sudah dipenuhi emosi .
Aini menarik nafas ."ALAAAAAAAAAAAAAN KAAAAAAAAAAAAY KALIAN MASUK RUANG BP JUUUUUUUUUUUUUUGAAAAAAAAAAAA."Teriak Aini dengan suara yang menggelegar sangat sangat menggelegar .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar